Resensi Buku Sila Kelima: Kreatif Sampai Mati

Sila Ke Enam: Kreatif Sampai Mati

Judul: Sila Ke-6: Kreatif Sampai Mati!
Penulis: Wahyu Aditya* (mas wadit)
Penerbit: Bentang
Tahun Terbit: 2013
Tebal: 302 hlm
Rating: ratingratingratingrating (4/5)

Sekilas:

Kreatif itu berbeda.

Kreatif itu membalikkan cara pandang.

Kreatif itu butuh niat kuat.

Ketika kita kecil, dunia adalah tempat bermain yang sangat luas. Segala sesuatu yang kita inginkan, dengan mudah terealisasi karena kita punya senjata yang sangat ampuh: imajinasi.

Setelah beranjak dewasa, semakin banyak peraturan yang mengekang imajinasi kita. Dan, rasa takut malah mengalahkan ide-ide yang berdesakan keluar. Tapi, kita sesungguhnya masih punya satu lagi senjata pamungkas: kreativitas.

– Sinopsis cover luar bagian belakang

***

screen-shot-2012-12-24-at-83212-pm_zpsa3055c9d

Pengantar yang asyik

Konsep buku ini cukup unik. Menggunakan frasa Sila yang mem-provokasi kita (Indonesia) menambahkan sila ke-6 (tidak/belum resmi) kedalam keseharian. Sila ke-6: Kreatif Sampai Mati!. Hehe. Memang benar nih. Makin kesini, kreatif seperti hanya milik mereka para pekerja seni. Yang pandai melukis, menyanyi dan menggambar. Tapi mas wadit kekeh banget bilang kalau itu salah. Semua anak bangsa punya hak yang sama untuk kreatif.

Kata mas wadit dalam covernya begini: Sila ke-6 ini adalah “Buku Petunjuk Pengamalan Kreativitas bagi Rakyat dari Kementrian Desain Republik Indonesia (Belum/Tidak Sah)”

Layaknya tulisan-tulisan tentang sila. Mas wadit juga pakai istilah butir-butir. Keren kan!. Total ada 17 Butir penjelasan pengamalan kreativitas yang terangkum rapi dalam 300-an halaman dan semuanya diluar ekspektasiku. Haha.

Judul-judul butir yang diangkat benar-benar beda dan kreatif!. Ini contoh nya: Bagaimana Kalau? (Butir 5), Informal ke Formal (Butir 8), Bikin Lengket (Butir 6) dan masih banyak lagi.

Aku setuju banget kalau sebenarnya kreatif itu harus di masifkan di segala lini agar bangsa ini bisa melaju pesat mengejar ketertinggalan dari negara-negara yang sudah jauh lebih dulu kreatif.

03-1_zps9f3febda

Daleman buku

Buku ini aku beli langsung ke mas wadit lewat perantara dunia maya. Percaya gak ?. Ya haruslah. Hehe. Soalnya buku ini di tanda tangani langsung sama mas wadit di bagian depan. Saat itu memang lagi butuh inspirasi dan nge-fans juga sama Kementrian Desain Republik Indonesia (KDRI) besutan mas wadit.

Mas wadit menurutku berhasil membuka ‘mata’ Indonesia bahwa ada potensi besar di industri kreatif sebagai penopang baru ekonomi Indonesia di masa depan. Hellomotion Academy yang sampai sekarang masih konsisten mencetak animator-animator handal. HelloFest yang juga tetap konsisten ngadain acara besar soal animasi dan turunannya. Ya. Aku optimis. Apalagi kalau mas wadit nanti diangkat jadi menteri desain beneran. *ups.

“Jadilah seperti anak kecil, hilangkan prasangka agar tercipta karya-karya kreatif”

– Thomas Huxley

hal 60

Menjadi kreatif itu sebetulnya mudah asal mau berubah. Mau melawan diri sendiri (dijelasin di Butir 12: Hadapi si Otak Kadal). Mau memaksimalkan keterbatasan (ada di Butir 7: Rangkul Keterbatasan) dan mau membaca buku ini. Hehe.

Hampir tak ada yang kurang dari buku mas wadit ini. Rasa bosan dan kantuk yang biasa datang. Hilang. Benar-benar hilang!. Tiap coretan dan ilustrasi yang diselipkan berguna sekali. Baru kali ini aku baca buku sekali duduk langsung habis (kira-kira 6-7 jam, tentu dengan jeda rehat dan lain-lain).

***

Tahun 2013-2014 aku sering sekali mantau mas wadit lewat Distro KDRI nya di website. Waktu ngetik nih  resensi. baru ngecek lagi. dan ternyata sudah jauh yang berubah.
mas wadit makin kece dengan Hellomotion Academy dan KDRI-nya + ad a komik anak-anak yang di launch dan sumpah!. ini keren banget. Fun Cican namanya.

Masa depan Animasi Indonesia ada di mas wadit nih. Masa depan ekonomi kreatif juga akan cerah. ya cerah !.


Wahyu Aditya | a.k.a Waditya

Pendiri HelloMotion Academy, HelloFest dan Distro KDRI. Seorang aktivis animasi dan desain. Pemerhati dan pembicara industri kreatif. Penerima berbagai penghargaan termasuk Wirausaha Muda Mandiri 2008, Tokoh Pilihan Mahalah Tempo 2009 dan Juara Dunia British Council – International Young Creative Entrepreneur 2007.

Advertisements

Resensi Buku Antologi Cerpen Pria Berkaki Kanan

Antologi Cerpen Pria Berkaki Kanan

Judul: Antologi Cerpen Pria Berkaki Kanan
Penulis: Razan Tata
Penerbit: Pustaka One
Tahun Terbit: 2016
Tebal: 148 hlm
Rating: ratingratingratingrating (4/5)

Sekilas:

Buku ini berhasil menarik perhatianku diantara sederetan buku lokal karena desain cover yang mencolok dan benar-benar eye catchting. Untuk ukuran buku lokal tentu ini satu hal yang baru bagiku. Karna, maaf. Selama ini yang membuatku kurang tertarik dengan buku lokal bukan karna kualitas (aku sadar bahwa banyak yang berkualitas). Tapi lebih ke bungkus luar. Cover. Dalam cover ada bagian-bagian penting. Ada judul alias Headline yang menjadi center of attraction si calon pembaca. Ada juga ilustrasi yang mewakili isi dari buku.

Di buku ini Penulis berhasil membuat kesan pertama yang sulit di lupakan. Ilustrasi kaki sebelah kanan yang memenuhi cover dan dilengkapi dengan judul yang enak untuk di lihat dan dibaca. Alias tingkat ke-terbacaan nya bagus.

Buku ini berisi kumpulan 13 cerpen dan 8 fiksi mini (ini yang unik). Dan ini bagian yang aku suka. Mungkin menurut penulisnya juga begitu. Sampai-sampai potongan cerita ini di letakkan juga di bagian belakang buku (sinopsis). Continue reading

Resensi Bull’s Eyes: The Power of Focus

bull20s20eye20720langkah20rahasia20u20membangun20kebiasaan20sukses20dalam20hidup20anda-380x380

Judul: Bull’s Eyes: The Power of Focus
Penulis: Brian Tracy
Hal: 100 halaman Hal: 100 halaman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama 

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Rating: ratingratingrating(3/5)

Buku ini termasuk buku pengembangan diri yang populer di seluruh dunia. Ketenaran Brian Tracy sebagai trainer handal dan sudah menulis lebih dari 70 buku membuat buku yang tidak begitu tebal ini diminati banyak orang dan diterjemahkan ke banyak bahasa di dunia, termasuk bahasa Indonesia.

Bercerita tentang tujuh langkah rahasia untuk membangun kebiasaan sukses dalam hidup. Buku ini saya baca karena lagi butuh asupan nutrisi otak tentang manajemen diri dan waktu. Masalah terbesar yang lagi saya hadapi belakangan ini. Mengatur waktu 24 jam satu hari, 7 hari satu minggu dan 365 hari dalam setahun bukanlah perkara mudah. Tapi bukan juga hal yang mustahil. Continue reading

Resensi Buku Semua Bisa Jadi Pengusaha

semua-bisa-jadi-pengusaha

Judul: Semua Bisa Jadi Pengusaha
Penulis: Yusuf Manur
Hal: 336 halaman
Editor: Abdurahman
Cover: Arif Yunus Rivan
Penata Letak: Muhjinul Fajri
Penerbit: YM Books
Tahun Terbit: 2012
Rating: ratingratingratingrating (4/5)

Sekilas:
Semua Bisa Jadi Pengusaha – Jadi Pengusaha tidak sesulit yang kita kira. Sungguh ida menjadi mudah buat mereka yang meyakini ini mudah, dan semakin mudah buat mereka yang yakin Allah itu Maha Memudahkan. Mereka yang bermodalkan yakin saja, bisa menjadi pengusaha. Maka seorang mukmin, sejak yakin dan berserakan, belum lagi sampe menjadi pengusaha, sudah menjadi ibadah..”
– hal iii

Lama sudah buku ini aku baca. Kira – kira 2 tahun yang lalu. Salah satu masterpiece ust Yusuf Mansur yang masuk dalam koleksi perpustakaan pribadiku. Covernya tampak sederhana. Tapi isinya “daging” semua. Di dominasi warna biru dan foto hitam abu – abu penulis dengan gaya bak seorang pengusaha. Konon begitu artinya. Continue reading

Resensi Buku Mustahil Miskin

buku-mm-e1483670514482

Judul: Mustahil Miskin
Penulis: Luqmanulhakim
Co-Writer: Abdul Qodir Jaelani
Hal: 223 halaman
Editor: Abdul Qodir Jaelani
Penata Letak: Harry Saputra
Penerbit: Galatamedia
Tahun Terbit: 2015
Rating: ratingratingratingratingrating

Sekilas:
“Mustahil Miskin tidak akan mengajari cara keyakinan dengan jala pintas dan instan, tidak akan mengajari cara berutang untuk memulai perniagaan, atau memanipulasi data untuk mendapatkan pinjaman bank ataupun kartu kredit, tapi mustahil miskin ingin mengajak kita keluar dari cara-cara ribawi yang justru mendatangkan banyak masalah baru yang jauh dari keberkahan, menawarkan sebuah cara dan teknik yang tidak biasa untuk keluar dari kemiskinan dengan langkah – langkah sederhana, yang mengandalkan penurunan tauhid dalam mengelola urusan finansial.”


Awalnya aku agak sedikit tertarik, catat ya, agak sedikit tertarik sama judul buku yang satu ini. Disana tertuliskan Mustahil Miskin Lepas Dari Kemiskinan Dalam 30 Hari. Judulnya bombastis dan menarik perhatian orang ketika membacanya sekilas. Aku mulai sangat tertarik untuk membacanya ketika mendengar kalau ya itu tadi. Bukunya sudah diseminarkan di mana-mana. Itu artinya ada something special di tiap lembaran buku ini dan pastinya ada value yang tak pernah akan habis energi nya sehingga bisa sampai cetakan yang ke 4.

Aku suka sama covernya yang eye catching dan desain layout nya yang berhasil mengusir rasa bosan dan letihnya mataku ketika membacanya. Continue reading