Refleksi: Andai Rasullullah Masih Bersama Kita

khalid_ibn_al-waleed_battle_warrior_islam_sword_of_allah

IIlustrasi Peperangan

Dunia sedang dihebohkan oleh berita yang bertentangan dengan pri-kemanusiaan. Masyarakat sipil yang seharusnya dilindungi dari perang saudara yang sudah larut hingga 6 tahun belakang justru menjadi sasaran bidik tentara Suriah dibawah kepemimpinan Bashar Al-Assad.

Sebagaimana yang dilansir Tribun Pontianak (7/4) bahwa Bashar Al-Assad mengatakan tidak punya pilihan lain kecuali (mencapai) kemenangan karena menurutnya jika rezimnya tidak memenangkan perang ini, Suriah akan hilang dari peta. Continue reading

Adil Tak Selalu Sama Rata Sama Rasa

A $lodier's Dream HD Desktop Background

Ilustrasi Menggapai Asa

Fadhil Mahdi

Pagi itu matahari tampak malu. Sinarnya perlahan merayap diatas dedaunan jalan Siantan Hulu yang tepat berada ditepian kota Pontianak. Embun pagi enggan beranjak dari udara, menyejukkan dan menggenang diatas daun. Minal bersiap dengan seragam dan toganya. Berangkat menuju kampus tempat selama ini menimba ilmu.

Rasa haru dan bangga menyeruak setiba di tempat wisuda. Desau angin menemani hilir mudik keluarga mahasiswa yang tak lama lagi akan diwisuda sebagai sarjana dan pasca sarjana IAIN Pontianak. Canda tawa juga tampak diwajah – wajah para wisudawan dan wisudawati. Jepretan kamera berlomba – lomba mengabadikan momen sekali seumur hidup ini.

Minal adalah salah satu dari ratusan wisudawan dan wisudawati. Ia tercatat menyelesaikan studi 4 tahun 1 bulan di jurusan Pendidikan Agama Islam. Ditengah keterbatasan fisik, semangatnya tak pernah padam. Delapan semester dilalui. Setara mahasiswa rata – rata yang tak kurang satu apapun difisiknya. Minal yakin betul kalau fisik tak layak dijadikan alasan untuk diam. Continue reading

Renungan Sore: Kekuasaan, Jabatan dan Kedudukan

Kekuasaan, jabatan dan kedudukan= “makhluk”. dialah yang dapat membutakan dan mencerahkan. “makhluk ini” sunnatullah, pasti terjadi, dia membuka peluang bagi manusia mewujudkan kemaslahatan. Dia berhak dimiliki semua orang. Tak ada batasan apalagi warisan.

Dia “makhluk” yang jinak sekaligus ganas. Tergantung siapa tuannya. Celakanya banyak tuan – tuan yang salah langkah – melupakan etika dan nilai, tak jarang menghalalkan segala cara.

Rasullullah mengingatkan kita, “Demi Allah, kami tidak mengangkat sebagai pejabat yang meminta (kasak-kusuk) dalam mendapatkannya”. Dan juga “jangan kasak – kusuk mencari jabatan karena bila engkau memperolehnya tanpa kasak – kusuk, engkau akan dibantu Allah dengan menurunkan malaikat untuk membantu tugas yang sedang engkau jalankan”

Suatu waktu, sahabat nabi – Abu Dzar meminta sautu kedudukan, Nabi mengingatkan, “Jabatan itu adalah amanah, ia adalah nista dan penyesalan di hari kemudian, kecuali yang menerimanya dengan hak (sesuai aturan main) dan menunaikan kewajibannya.”

Semoga “makhluk” yang diamanahkan kepada kita ini membawa keselamatan, aamiin.

“bila amanah telah disia – siakan, maka tunggulah hari kehancurannya”, kata rasulullah.

 

Pontianak, 10 Januari 2016 | 17.13 WIB

Tahun Baru Manusia Baru ?

image

Pontianak – Alhamdulillah, hari ini paling monumental seharusnya bagi setiap muslim. Tahun Baru Islam yang penuh akan makna didalamnya. Umat Islam khususnya Indonesia harus jadikan ini sebagai momentum selfie untuk berubah dan berhijrah.
Disadari atau tidak, setiap manusia selalu berproses dan berubah seiring berjalannya waktu. Namun tak banyak yang peduli sudah seberapa jauh progress perubahan itu, dan parahnya lagi tak banyak juga yang sadar arah dan tujuan perubahannya apakah kearah yang baik atau malah sebaliknya.  Gagal dalam merencanakan kehidupan sama dengan merencanakan kegagalan. Kita manusia hanya mampu berikhtiar dan tentu semua kembali pada Allah SWT yang memutuskan.

3 Ranah Perubahan

Ketika saya masih muda, dan bebas berimajinasi, saya bermimpi mengubah dunia. Seiring bertambahnya usia dan kebijaksanaan, saya mendapati dunia yang tak berubah, sayapun menyederhanakan keinginan saya dan memutuskan hanya ingin merubah negeri saya.

Akan tetapi, tampaknya tak ada yang berubah dengan negeri saya. Usia semakin senja, usaha terakhir saya adalah mengubah keluarga, orang – orang terdekat. Akan tetapi, lagi – lagi mereka teta sama, tak ada yang berubah.

Dan sekarang, saat saya terbaring sekarat diranjang kematian, tiba – tiba saya menyadari bahwa yang seharusnya pertama kali saya lakukan adalah mengubah diri sendiri. Kemudian dengan memberikan keteladanan, saya mengubah keluarga saya. Dorongan dan inspirasi mereka memungkinkan saya memperbaiki negeri dan siapa tahu, saya mungkin bisa mengubah dunia.
-Anonim-

Cerita diatas cukup memberikan gambaran 3 ranah perubahan dalam diri manusia purba. Dibalik kebesaran bangsa, negara dan keluarga terdapat individu – individu yang luar biasa. Mampukah kita selaku individu – individu itu berhijrah ? berhijrah ke arah yang lebih baik, menjadi manusia – manusia baru, karena hari kemarin adalah sejarah, hari ini adalah anugerah dan hari esok adalah misteri.

Selamat Tahun Baru Islam 1437 H, semoga Allah SWT melimpahkan rahmatNya pada kita semua. Aamiin

Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia.
1 Muharram 1437 H
14 Maret 2015 M
07:36 WIB

Jodohku Sudah Dekat ?

Tak pernah aku merasakan ini sebelumnya, tak pernah. Dulu pernah tapi tak seperti ini rasanya, berbunga, ahh sungguh susah di ungkapkan dengan kata – kata.

Tak pernah juga terlintas difikiranku ini hal yang malah aku anggap konyol saat ini, ya saat aku telah meninggalkannya bertahun – tahun lamanya. Otak ini serasa kembali normal. Tak pernah percaya kalau dulu diri ini bisa seperti itu. Betapa pendek rasanya akal ini. Ya Allah, Ghufranaka.

Tahukah kamu apa sesuatu itu ?. Ya betul !. Cinta.

Cinta yang membuatku buta akan dunia, dunia ini serasa milik berdua, yang lain ngontrak aja. Hehe

Satu hal yang terbayang saat itu, Jodoh. Itulah motivasi terbesar aku menjalin cinta (red :pacaran). Misteri jodoh dengan tafsiran keliru aku percayai begitu saja.

Akhirnya kurang lebih 7 bulan kujalani perjalan cinta yang katanya indah. Tapi tidak !

Continue reading